Kapal Induk Pertama RI, Giuseppe Garibaldi, Dijadwalkan Tiba 20 September 2026Kapal Induk Pertama RI, Giuseppe Garibaldi, Dijadwalkan Tiba 20 September 2026

JAKARTA - Indonesia akan memiliki kapal induk pertama dalam sejarah alutsista nasional. Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan, Marsekal Muda TNI Hendrikus Haris Haryanto, memastikan kapal induk Giuseppe Garibaldi dijadwalkan merapat di Indonesia pada 20 September 2026. Kepastian ini disampaikan dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi I DPR RI di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin, yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube TV Parlemen.
"Kapal tersebut dijadwalkan tiba pada 20 September 2026," ujar Haryanto di hadapan anggota Komisi I.
Kapal induk adalah kapal perang berukuran besar yang berfungsi sebagai pangkalan udara terapung — mampu membawa, meluncurkan, dan mendaratkan pesawat tempur di tengah laut. Selama ini TNI Angkatan Laut belum pernah mengoperasikan kapal jenis ini, sehingga kedatangan Garibaldi menjadi penambahan jenis alutsista baru bagi armada nasional.
TNI AL telah mengirim 100 personel ke Italia untuk dilatih menjadi kru kapal induk tersebut. Mereka akan menjalani pelatihan teknis dan praktik langsung sebelum membawa kapal berlayar dari Italia menuju Indonesia. Pelatihan di negara asal kapal ini menjadi tahap yang lazim ditempuh setiap kali sebuah negara mulai mengoperasikan jenis alutsista yang belum pernah dimiliki sebelumnya.
TNI AL juga menyiapkan sejumlah lokasi sebagai pangkalan bagi kapal induk ini, dengan Pangkalan TNI AL Lampung menjadi salah satu yang utama. Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut, Laksamana Pertama Tunggul, menjelaskan hal ini dalam konferensi pers di Markas Besar TNI AL, Jakarta.
"Lampung merupakan salah satu pangkalan yang disiapkan untuk menampung sandar dan tambat kapal induk Garibaldi," kata Tunggul.
Menurut Tunggul, lokasi tersebut dipilih karena posisinya yang strategis untuk mendukung operasional kapal induk. Saat ini TNI AL tengah meningkatkan fasilitas di Pangkalan AL Lampung agar mampu menampung kapal seukuran Giuseppe Garibaldi, dengan target seluruh fasilitas rampung sebelum kapal tiba — sejalan dengan peringatan Hari Ulang Tahun TNI pada Oktober 2026.
Dengan wilayah yang sebagian besar berupa perairan dan berbatasan langsung dengan jalur pelayaran di kawasan Indo-Pasifik, kepemilikan kapal induk membuka opsi baru bagi TNI AL untuk mendukung operasi udara dari laut lepas, tanpa selalu bergantung pada pangkalan di darat. Sejauh ini, baik Kemhan maupun TNI AL menyampaikan persiapan personel dan pangkalan berjalan sesuai target menjelang tanggal kedatangan pada 20 September 2026.
Publik dapat memantau perkembangan lebih lanjut menjelang tanggal tersebut, termasuk hasil pelatihan kru di Italia dan progres penyelesaian fasilitas di Pangkalan AL Lampung yang ditargetkan tuntas sebelum HUT TNI Oktober mendatang. (ant)
Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda