KAI Bandara Resmi Layani Rute Medan–Lubuk Pakam, Tarif Rp5.000 dan Tempuh 45 MenitKAI Bandara Resmi Layani Rute Medan–Lubuk Pakam, Tarif Rp5.000 dan Tempuh 45 Menit

MEDAN – PT Railink (KAI Bandara) resmi memperluas layanan kereta api di Sumatera Utara dengan membuka perjalanan hingga Stasiun Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Kehadiran rute baru ini memberikan alternatif transportasi umum yang lebih terjangkau bagi masyarakat, dengan tarif hanya Rp5.000 untuk setiap perjalanan.
Perluasan layanan tersebut merupakan hasil kerja sama PT Railink, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, serta Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Melalui dukungan skema Public Service Obligation (PSO) atau subsidi pemerintah untuk layanan transportasi publik, masyarakat dapat menikmati tarif yang lebih murah dibandingkan tarif komersial.
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, mengatakan pembukaan layanan hingga Lubuk Pakam merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas akses transportasi berbasis rel di Sumatera Utara.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan atas dukungan yang diberikan sehingga layanan hingga Stasiun Lubuk Pakam dapat terealisasi. Sinergi ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau," ujar Porwanto.
Empat Perjalanan Setiap Hari
Layanan baru ini melayani empat perjalanan pulang pergi (PP) setiap hari dengan rute:
Stasiun Medan.
Stasiun Bandar Khalipah.
Stasiun Batang Kuis.
Stasiun Araskabu.
Stasiun Lubuk Pakam.
Kereta yang digunakan adalah Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) Woojin. Perjalanan menempuh jarak sekitar 29,366 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 45 menit.
Dengan waktu perjalanan yang relatif singkat dan jadwal yang tetap, layanan ini diharapkan menjadi pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan moda transportasi yang lebih efisien untuk aktivitas sehari-hari.
Mempermudah Akses ke Medan dan Bandara Kualanamu
Selain melayani mobilitas warga Deli Serdang menuju Kota Medan, rute baru ini juga memperkuat konektivitas menuju Bandara Internasional Kualanamu melalui jaringan kereta api yang telah beroperasi sebelumnya.
Kemudahan akses tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pekerja, pelajar, pelaku usaha, hingga wisatawan yang membutuhkan transportasi umum yang nyaman dan tepat waktu.
Menurut Porwanto, perluasan layanan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan layanan transportasi, tetapi juga diharapkan memberi dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
"Kami berharap kehadiran layanan ini mampu meningkatkan mobilitas masyarakat, mempermudah akses menuju Kota Medan maupun Bandara Internasional Kualanamu, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan aktivitas masyarakat di Kabupaten Deli Serdang," katanya.
Didukung Program Subsidi Transportasi Pemerintah
Tarif Rp5.000 yang diberlakukan pada layanan ini dimungkinkan melalui skema Public Service Obligation (PSO), yakni program subsidi pemerintah untuk menjaga agar layanan transportasi umum tetap terjangkau oleh masyarakat.
Melalui dukungan tersebut, pemerintah bersama operator kereta api berupaya mendorong lebih banyak masyarakat beralih menggunakan transportasi massal. Selain mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi, penggunaan kereta api juga dinilai dapat membantu mengurangi kemacetan serta mendukung sistem transportasi yang lebih efisien dan berkelanjutan.
PT Railink menyatakan perluasan layanan hingga Stasiun Lubuk Pakam merupakan bagian dari komitmen perusahaan bersama KAI dan DJKA Kementerian Perhubungan dalam memperkuat konektivitas transportasi di Sumatera Utara sekaligus mendukung pembangunan kawasan yang semakin terintegrasi.

Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda