Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Binjai mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kesehatan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti wilayah tersebut. Imbauan ini disampaikan menyusul menurunnya kualitas udara di Kota Binjai akibat asap karhutla.
Plt. Kepala Dinkes Kota Binjai, Desman, menjelaskan bahwa paparan asap berisiko mengganggu sistem pernapasan sehingga masyarakat perlu melakukan langkah perlindungan diri. "Mari bersama membangun kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan, dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga masyarakat sekitar," ajak Desman di ruang kerjanya, Jumat (16/10).
Sebagai langkah perlindungan, Pemerintah Kota Binjai telah mendistribusikan 10.000 lembar masker kepada masyarakat pengguna jalan yang beraktivitas di tengah kepungan asap.
Langkah Perlindungan dari Paparan Asap
Desman merinci sejumlah langkah yang disarankan bagi warga. Pertama, kurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk. Kedua, gunakan masker medis atau N95 setiap beraktivitas di luar rumah.
Ketiga, jaga kebersihan udara di dalam rumah dan batasi masuknya asap ke dalam ruangan. Keempat, penuhi kebutuhan cairan dan konsumsi makanan bergizi seimbang. Kelima, berikan perhatian khusus kepada anak-anak, lansia, ibu hamil, dan kelompok rentan.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau gejala lain yang mengkhawatirkan.
Sejalan dengan Visi Kota Sehat
Menurut Desman, upaya ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Binjai di bawah kepemimpinan Wali Kota Amir Hamzah dan Wakil Wali Kota Hasanul Jihadi dalam mewujudkan Kota Binjai yang sehat dan sejahtera.
Tetap waspada, lindungi kesehatan, dan jadilah bagian dari masyarakat Binjai yang sehat.
Sumber: Dinkes Binjai Imbau Masyarakat Waspadai Dampak Kabut Asap Karhutla — Indeks Waspada


Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda