Paris Saint-Germain dan Barcelona tiba di laga besar Liga Champions dengan modal meyakinkan. Keduanya sama-sama meraih kemenangan tandang yang impresif dan mencatatkan dua kemenangan beruntun di awal kompetisi.
PSG, juara bertahan dua musim beruntun, tampil nyaris sempurna selama satu babak penuh saat menghajar Manchester City 4-2 di Etihad. Ousmane Dembele dan Desire Doue sama-sama mencetak gol dalam penampilan yang disebut sebagai salah satu yang terbaik di Liga Champions dalam beberapa tahun terakhir.
Hasil itu menegaskan kembali status Les Parisiens sebagai tim yang paling sulit dikalahkan di Eropa, sekaligus membuktikan kecerdasan Luis Enrique memuncak pada momen-momen penting.
Barcelona Tak Bisa Berhenti Mencetak Gol
Di kubu lain, Barcelona juga tidak kalah menakutkan. Kemenangan 4-1 atas Galatasaray yang diwarnai penampilan memukau Lamine Yamal membuat tim asuhan Hansi Flick itu mengumpulkan 48 gol dalam 11 pertandingan pertama musim ini, disertai 11 kemenangan beruntun di semua kompetisi.
Satu-satunya pertanyaan besar bagi Blaugrana adalah apakah lini pertahanan mereka cukup kuat ketika fase gugur dimulai. Namun dengan lini serang yang hampir tak terbendung, Barcelona dipandang sebagai kandidat serius untuk meraih trofi Liga Champions pertama sejak 2015.
Arsenal, Liverpool, Madrid, dan Villa Juga Sempurna
Arsenal, Liverpool, Real Madrid, dan Aston Villa juga membuka Liga Champions dengan dua kemenangan beruntun. Arsenal, yang musim lalu kalah adu penalti dari PSG di final, menunjukkan kedalaman skuad yang tak tertandingi, sementara Aston Villa asuhan Unai Emery menembus 10 besar peringkat kekuatan menggeser Manchester United yang kembali terseok usai kalah dari Atletico Madrid.
Peringkat kekuatan 36 tim ini disusun dengan menggabungkan catatan tim di Liga Champions musim-musim sebelumnya, hasil yang diraih musim ini, serta peluang masing-masing untuk melangkah jauh hingga akhir kompetisi.
Sumber: OneFootball


Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda