Italia Bantah Tuduhan Terlibat Serangan AS ke Iran, Minta Selat Hormuz Tetap AmanItalia Bantah Tuduhan Terlibat Serangan AS ke Iran, Minta Selat Hormuz Tetap Aman

ROMA – Pemerintah Italia menegaskan tidak terlibat dalam operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah munculnya klaim yang mengaitkan Italia dengan dukungan logistik bagi operasi militer Washington terhadap Republik Islam Iran.
Menteri Luar Negeri sekaligus Wakil Perdana Menteri Italia, Antonio Tajani, mengatakan negaranya tidak pernah berpartisipasi dalam aksi militer terhadap Iran maupun mengizinkan pangkalan militer di wilayah Italia digunakan untuk melancarkan serangan.
"Italia tidak pernah mengambil bagian dalam inisiatif militer apa pun dan tidak pernah mengizinkan penggunaan pangkalan militernya untuk aksi militer terhadap Iran, sesuai dengan perjanjian yang berlaku dengan Amerika Serikat," tulis Tajani melalui akun X, Kamis (25/6).
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Tajani berbicara dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.
Bantahan atas Pernyataan NATO
Penegasan pemerintah Italia muncul sebagai respons terhadap pernyataan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, yang sehari sebelumnya dalam wawancara dengan Fox News menyebut Amerika Serikat melakukan sekitar 500 penerbangan dari wilayah Italia untuk mendukung operasi terhadap Iran.
Pernyataan itu kemudian memicu berbagai spekulasi mengenai keterlibatan Italia dalam konflik yang sedang berlangsung.
Namun, Kementerian Pertahanan Italia membantah anggapan tersebut. Pemerintah menjelaskan bahwa aktivitas yang diizinkan dari pangkalan militer Amerika Serikat di Italia selama periode operasi hanya berupa penerbangan teknis dan logistik, bukan untuk mendukung aksi militer terhadap Iran.
Italia Minta Selat Hormuz Tetap Aman
Dalam pembicaraan dengan Abbas Araghchi, Tajani juga meminta Iran memastikan kebebasan pelayaran di Selat Hormuz tetap terjaga.
Permintaan tersebut dinilai penting mengingat jalur tersebut merupakan salah satu rute perdagangan energi dan logistik paling strategis di dunia, termasuk bagi kapal-kapal dagang Italia.
Selain isu keamanan maritim, Tajani menyampaikan bahwa dibukanya kembali Kedutaan Besar Italia di Teheran diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat dialog diplomatik sekaligus membuka peluang pemulihan hubungan ekonomi dan budaya antara kedua negara.
Iran Sempat Singgung Nama Italia
Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menyebut Italia dan Rumania sebagai negara yang disebut oleh Mark Rutte terkait dugaan dukungan terhadap operasi militer terhadap Iran.
Baghaei menyatakan negara-negara Eropa yang dinilai mendukung tindakan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran perlu memberikan penjelasan kepada masyarakat internasional mengenai posisi mereka.
Hingga saat ini, pemerintah Italia tetap menegaskan tidak terlibat dalam operasi militer tersebut. Berdasarkan keterangan resmi yang tersedia, aktivitas dari pangkalan militer AS di Italia hanya terbatas pada kebutuhan teknis dan logistik.
Situasi di kawasan Timur Tengah sendiri masih berkembang. Karena itu, berbagai klaim maupun pernyataan dari masing-masing pihak masih berpotensi berubah seiring munculnya informasi resmi berikutnya.

Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda