Breaking
Memuat breaking news...

Intel Beri Akses Teknologi Atom ke Startup Baru

Redaksi
Redaksi
Kamis, 30 Juli 2026 - 7.41 AM WIB
Intel Beri Akses Teknologi Atom ke Startup Baru
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Intel melakukan langkah yang jarang terjadi. Raksasa chip AS itu memberikan akses teknologi prosesornya ke sebuah startup baru yang bahkan belum punya website.

Startup itu bernama RosaicLabs Inc. Dokumen pendirian di Delaware menunjukkan perusahaan ini baru mengajukan sertifikat inkorporasi pada Mei lalu. Reuters yang pertama mengungkap, tidak menemukan laman web maupun profil LinkedIn perusahaan tersebut. Wajar untuk startup chip tahap awal yang memang beroperasi dalam senyap.

CEO-nya adalah Amarjit Gill, tercatat dalam dokumen amandemen pada Juli. Gill bukan orang baru. Ia adalah investor modal ventura sekaligus eksekutif industri chip yang membantu Lip-Bu Tan membangun tim pendiri di perusahaan chip lain bernama Rivos. Rivos tahun lalu diakuisisi Meta, mengalahkan penawaran Intel. Saat itu Tan menjabat sebagai chairman Rivos.

Kedekatan keduanya lebih panjang lagi. Tan dan Gill sama-sama menjadi investor tahap awal di startup chip ketiga, Nuvia, yang kemudian dijual ke Qualcomm.

Intel sendiri menolak berkomentar.

Akses ke teknologi Atom, bukan sekadar lisensi biasa

Menurut sumber yang mengetahui masalah ini dan dokumen yang ditinjau Reuters, Intel memberikan akses teknologi Atom kepada Rosaic. Atom adalah blok bangunan prosesor pusat yang berjalan di arsitektur x86 milik Intel.

Ini langkah langka. Secara historis Intel tidak banyak melisensikan potongan arsitektur x86-nya atau memberikan teknologi Atom ke pihak luar. Atom dirancang untuk beroperasi dengan konsumsi energi rendah dan panas yang kecil, karakteristik yang cocok untuk perangkat mobile dan edge.

Rencananya, Intel akan mengirimkan kode register-transfer level (RTL) untuk teknologi prosesor Atom tersebut ke startup. RTL adalah bahasa yang dipakai desainer untuk menggambarkan fungsi chip.

Memberikan kode RTL berarti memberikan paparan komprehensif terhadap kekayaan intelektual Intel. Pelanggan bisa membangun desain kustom mereka sendiri di atasnya, menurut seorang veteran eksekutif chip yang dikutip Reuters.

Tim pendiri Rosaic juga diisi veteran Rivos. Amit Parikh, mantan kepala keuangan di Rivos, menjadi penandatangan dokumen pendirian.

Gill dan Parikh tidak merespons pesan LinkedIn yang dikirim Reuters.

Struktur modal dan sinyal pendanaan awal

Dokumen amandemen Delaware tertanggal 24 Juli menambahkan deskripsi struktur ekuitas perusahaan, termasuk jumlah saham preferen dan saham biasa.

Analisis Reuters terhadap dokumen itu menunjukkan Rosaic dapat mencari putaran pendanaan awal (seed) sebesar US$10 juta. Eksekutif juga diberi keleluasaan untuk mengeluarkan belanja modal di bawah US$5 juta tanpa persetujuan investor atau dewan.

Di bawah CEO Lip-Bu Tan, Intel memang sedang mengubah pendekatan. Tan yang resmi menjadi CEO pada 18 Maret 2025 setelah sebelumnya keluar dari dewan pada Agustus 2024, dikenal sebagai investor teknologi dengan jaringan luas di ekosistem semikonduktor. Ia pernah memimpin Cadence Design Systems dan duduk di banyak dewan perusahaan chip.

Membuka akses Atom ke pihak yang dipimpin rekan investasi lamanya bisa dibaca sebagai cara Intel menguji model kolaborasi baru, tanpa harus melepas arsitektur x86 secara luas.

Bagi RosaicLabs, akses RTL Atom adalah modal besar. Startup chip biasanya butuh tahun untuk mengembangkan core yang efisien. Dengan fondasi Atom, mereka bisa langsung fokus ke kustomisasi untuk pasar spesifik, kemungkinan besar di segmen perangkat hemat daya.

Belum ada informasi resmi mengenai produk apa yang akan dibangun Rosaic, target pasar, atau kapan chip pertama akan muncul.

Tambahkan QAPLO sebagai sumber utama Google Discovery
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait