Qaplo - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam kembali bergerak naik pada perdagangan awal pekan ini. Berdasarkan data laman resmi Logam Mulia untuk Butik Pulo Gadung, Jakarta Timur, Senin, 25 Mei 2026, harga emas Antam naik
Qaplo - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam kembali bergerak naik pada perdagangan awal pekan ini. Berdasarkan data laman resmi Logam Mulia untuk Butik Pulo Gadung, Jakarta Timur, Senin, 25 Mei 2026, harga emas Antam naik Rp30.000 menjadi Rp2.803.000 per gram. Pada perdagangan sebelumnya, harga emas berada di level Rp2.773.000 per gram.
Kenaikan juga terjadi pada harga jual kembali atau buyback emas Antam. Nilai buyback hari ini naik Rp35.000 menjadi Rp2.612.000 per gram. Artinya, pemilik emas yang ingin menjual kembali emas batangan Antam ke Logam Mulia akan mengikuti harga tersebut.
Dalam transaksi emas batangan, masyarakat juga perlu memperhatikan ketentuan pajak yang berlaku. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 48 Tahun 2023, pembelian dan penjualan kembali emas batangan dikenakan Pajak Penghasilan atau PPh Pasal 22.
Pemungutan pajak dilakukan langsung saat transaksi. Ketentuan ini berlaku untuk seluruh jenis emas batangan, baik pecahan kecil maupun gramasi besar.
Tarif pajak untuk pemegang NPWP ditetapkan sebesar 0,25 persen. Sementara itu, konsumen yang tidak memiliki NPWP dikenakan tarif lebih tinggi, yakni 0,5 persen.
Sebagai contoh, apabila harga emas per gram sebesar Rp1.000.000, maka pembeli dengan NPWP perlu membayar Rp1.002.500 setelah dikenakan pajak sebesar 0,25 persen.
Berikut daftar harga emas batangan Antam yang tercatat di laman Logam Mulia hari ini:
Harga emas 0,5 gram tercatat sebesar Rp1.451.500. Untuk ukuran 1 gram, harga emas berada di level Rp2.803.000. Sementara itu, emas ukuran 2 gram dijual Rp5.546.000 dan ukuran 3 gram dipatok Rp8.294.000.
Untuk pecahan yang lebih besar, emas 5 gram dijual Rp13.790.000, sedangkan emas 10 gram dibanderol Rp27.525.000. Harga emas 25 gram tercatat sebesar Rp68.687.000 dan emas 50 gram berada di posisi Rp137.295.000.
Adapun emas 100 gram dijual Rp274.512.000. Untuk ukuran 250 gram, harga emas mencapai Rp686.015.000. Sementara itu, emas 500 gram dibanderol Rp1.371.820.000 dan emas 1.000 gram atau 1 kilogram dijual Rp2.743.600.000.
Di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan hari ini. Mengutip Bloomberg, rupiah berada di level Rp17.723 per dolar AS pada Senin, 25 Mei 2026.
Posisi tersebut melemah 6 poin atau sekitar 0,03 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Pelemahan rupiah terjadi di tengah pergerakan mata uang Asia yang cenderung bervariasi pada awal perdagangan.
Yen Jepang melemah 0,11 persen terhadap dolar AS. Sebaliknya, sejumlah mata uang Asia lainnya bergerak menguat. Dolar Hong Kong naik 0,02 persen, dolar Singapura menguat 0,25 persen, dolar Taiwan naik 0,41 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,55 persen.
Penguatan juga terjadi pada peso Filipina yang naik 0,5 persen, rupee India menguat 0,53 persen, yuan China naik 0,23 persen, ringgit Malaysia menguat 0,35 persen, serta baht Thailand yang menguat 0,74 persen.
Sementara itu, pergerakan mata uang Eropa terhadap dolar AS juga terlihat beragam. Euro melemah 0,33 persen dan pound sterling turun 0,35 persen. Di sisi lain, franc Swiss menguat 0,37 persen, krona Swedia naik 0,85 persen, dan krona Denmark menguat 0,31 persen.
Dari pasar saham, Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG dibuka menguat pada perdagangan Senin, 25 Mei 2026. Mengutip data RTI Business pukul 09.33 WIB, IHSG naik 2,9 poin atau 0,05 persen ke level 6.187,655.
Pada awal perdagangan sesi pertama, pergerakan IHSG berada dalam rentang 6.124,578 hingga 6.224,751. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp10.650 triliun.
Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia juga terpantau cukup aktif. Sebanyak 7,3 miliar saham berpindah tangan melalui 476.916 kali transaksi, dengan nilai transaksi mencapai Rp3,6 triliun.
Dari sisi pergerakan saham, sebanyak 358 saham tercatat menguat, 225 saham melemah, sementara 149 saham stagnan atau belum mengalami perubahan harga.
Sebelumnya, analis Binaartha Sekuritas mencatat IHSG menguat 1,10 persen ke level 6.162,045 pada penutupan perdagangan 22 Mei 2026. Penguatan tersebut terjadi setelah IHSG sempat menyentuh level 5.967 dan kemudian membentuk pola candle hammer.
Pola tersebut dinilai memberi sinyal adanya peluang rebound lanjutan. Namun, penguatan IHSG masih perlu menguji level resistensi terdekat di 6.459. Jika gagal menembus level tersebut, pasar masih perlu mewaspadai potensi tekanan turun lanjutan.
Adapun level support IHSG berada di 5.911, 5.673, dan 5.439. Sementara level resistance berada di 6.459, 6.587, 6.787, dan 7.001.
Meski IHSG dibuka menguat, indikator MACD masih menunjukkan adanya momentum bearish. Karena itu, pelaku pasar tetap perlu mencermati arah pergerakan indeks, terutama terhadap sentimen global, nilai tukar rupiah, dan pergerakan harga komoditas seperti emas.