Breaking
Memuat breaking news...

Gempa M5,6 Guncang Laut di Barat Laut Halmahera Barat, Tak Berpotensi Tsunami

Redaksi
Redaksi
Rabu, 5 Agustus 2026 - 6.15 AM WIB
Gempa M5,6 Guncang Laut di Barat Laut Halmahera Barat, Tak Berpotensi Tsunami
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Jakarta — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah laut di barat laut Halmahera Barat, Maluku Utara, Rabu (5/8/2026) dini hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Menurut catatan BMKG, gempa terjadi pukul 03.16.38 WIB dengan episentrum di koordinat 1,60 derajat Lintang Utara dan 126,59 derajat Bujur Timur. Titik gempa berada sekitar 114 kilometer di barat laut Halmahera Barat, pada kedalaman 25 kilometer di dasar laut.

Meski pusatnya cukup jauh dari daratan, getaran gempa ini rupanya tetap terasa hingga ke wilayah Sulawesi Utara—sekitar 409 kilometer dari lokasi episentrum. Berdasarkan laporan masyarakat dan peta guncangan (shakemap) BMKG, intensitas yang dirasakan berada pada skala II-III MMI, level yang umumnya membuat getaran terasa oleh banyak orang namun jarang menimbulkan kerusakan pada bangunan yang kokoh.

Sejauh ini belum ada laporan resmi soal kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.

Kejadian ini kembali mengingatkan bahwa wilayah Indonesia, khususnya Maluku Utara, berada di zona yang rawan gempa. Posisi Indonesia yang berada di titik pertemuan sejumlah lempeng tektonik besar—Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik—membuat aktivitas seismik di kawasan ini relatif sering terjadi. Halmahera sendiri terletak dekat zona sesar dan busur kepulauan yang kompleks di Laut Maluku, salah satu kawasan paling aktif secara tektonik di Indonesia timur.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengacu pada informasi resmi lembaga tersebut, mengingat parameter gempa pada tahap awal masih mungkin diperbarui seiring proses analisis lanjutan oleh ahli seismologi.

Tambahkan QAPLO sebagai sumber utama Google Discovery
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait