Breaking
Memuat breaking news...

Gelombang Panas Ekstrem Landa Belanda, Status Kode Merah Diperpanjang hingga Sabtu Malam

Qaplo
Qaplo
Sabtu, 27 Juni 2026 - 3.34 PM WIB
Gelombang Panas Ekstrem Landa Belanda, Status Kode Merah Diperpanjang hingga Sabtu Malam
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

AMSTERDAM – Pemerintah Belanda memperpanjang status peringatan cuaca tertinggi atau Kode Merah di empat provinsi hingga Sabtu (27/6) malam seiring gelombang panas ekstrem yang masih melanda sebagian besar wilayah negara tersebut.

Keputusan itu diumumkan oleh Institut Meteorologi Kerajaan Belanda (KNMI) setelah suhu udara di sejumlah daerah terus berada pada level yang membahayakan kesehatan masyarakat. Sebelumnya, peringatan tersebut dijadwalkan berakhir lebih cepat, namun diperpanjang karena kondisi cuaca belum menunjukkan perbaikan.

Empat provinsi yang masih berada dalam status Kode Merah adalah Limburg, North Brabant, Gelderland, dan Overijssel. Peringatan berlaku hingga pukul 21.00 waktu setempat.

Sementara itu, wilayah lain di Belanda, kecuali Kepulauan Wadden, tetap berstatus Kode Oranye hingga Sabtu tengah malam sebagai tanda masih tingginya risiko cuaca ekstrem.

Suhu Diperkirakan Capai 40 Derajat Celsius

KNMI melaporkan suhu udara di North Brabant dan Limburg telah melampaui 38 derajat Celsius pada Jumat siang. Di beberapa lokasi, suhu diperkirakan dapat menyentuh 40 derajat Celsius.

Apabila prediksi tersebut tercapai, kondisi itu menjadi salah satu suhu tertinggi yang pernah tercatat di Belanda. Menurut KNMI, suhu setinggi itu sebelumnya hanya terjadi dua kali, yakni pada Juli 2019.

Selain panas pada siang hari, masyarakat juga diperkirakan menghadapi malam tropis, yaitu kondisi ketika suhu udara pada malam hari tetap berada di kisaran 20 hingga 25 derajat Celsius. Fenomena ini berpotensi memperbesar risiko gangguan kesehatan karena tubuh tidak memperoleh waktu yang cukup untuk mendinginkan diri.

Warga Diminta Waspada Dehidrasi dan Serangan Panas

Selama status Kode Merah berlaku, otoritas mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, menghindari paparan sinar matahari langsung, memperbanyak konsumsi air putih, serta mengenali gejala dehidrasi, kelelahan akibat panas, hingga heat stroke atau serangan panas.

Heat stroke merupakan kondisi darurat medis ketika suhu tubuh meningkat secara drastis akibat paparan panas berlebihan. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut dapat mengganggu fungsi organ vital dan mengancam keselamatan jiwa.

Selain itu, KNMI juga memperingatkan potensi badai petir yang diperkirakan mulai berkembang di Limburg sebelum meluas ke wilayah lain pada Jumat malam.

Acara Publik Dibatalkan

Dampak cuaca ekstrem tidak hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga penyelenggaraan berbagai kegiatan publik.

Beberapa agenda besar terpaksa dibatalkan, termasuk festival musik hardstyle Defqon.1 serta parade Hari Veteran Nasional, sebagai langkah untuk mengurangi risiko terhadap peserta dan pengunjung.

Rumah Sakit Catat Lonjakan Pasien

Gelombang panas berkepanjangan juga mulai membebani layanan kesehatan di Belanda.

Asosiasi Dokter Gawat Darurat Belanda (NVHSA) melaporkan peningkatan jumlah pasien yang datang ke instalasi gawat darurat akibat gangguan terkait cuaca panas.

Dokter mencatat lebih banyak kasus dehidrasi pada anak-anak dan lansia. Selain itu, pasien yang memiliki penyakit kronis seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) mengalami perburukan gejala.

Keluhan pada sistem kardiovaskular juga dilaporkan meningkat selama periode gelombang panas ini, sehingga kelompok rentan diminta lebih berhati-hati dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gejala serius.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait