Gara-gara Ringkasan AI Google, Trafik Media Besar Anjlok Sampai 85 PersenGara-gara Ringkasan AI Google, Trafik Media Besar Anjlok Sampai 85 Persen

QAPLO - Dilaporkan The Wall Street Journal, sejumlah perusahaan media besar dunia mempertimbangkan langkah ekstrem memblokir Google. Pemicunya adalah perubahan Google Search menjadi mesin berbasis AI yang membuat kunjungan ke situs berita anjlok.
Daftar media yang dikabarkan menimbang pembatasan itu meliputi Reddit, USA Today, Reuters, Politico, The Economist, hingga People Inc. Beberapa disebut rela tidak muncul lagi di hasil pencarian daripada terus menyerahkan konten tanpa mendapat trafik balik.
Contoh paling jelas datang dari Reddit. Di tengah negosiasi perpanjangan lisensi US$60 juta per tahun yang diteken 2024, Reddit ingin melarang Google menampilkan unggahan penggunanya. Lewat lisensi itu Google memang mendapat akses melatih model AI dengan percakapan manusia di forum.
Masalahnya, menurut Reddit, rangkuman AI Google kini memakai isi forum tersebut tapi tidak lagi mengarahkan pembaca untuk membuka Reddit.
Media konvensional mengalami tekanan serupa. Berdasarkan data Semrush yang dikutip TechSpot, trafik organik dari Google ke USA Today terpangkas hampir setengah dalam setahun terakhir. Politico turun 23 persen, CNN 25 persen, dan Business Insider bahkan anjlok 85 persen.
"Saatnya untuk melawan dan menyatakan ini sudah cukup," kata CEO USA Today, Mike Reed.
Pusat konfliknya ada di fitur AI Overviews, yakni ringkasan jawaban yang muncul di atas hasil pencarian. Google sebenarnya memberi opsi bagi penerbit untuk menolak kontennya dipakai melatih Gemini. Namun jika menolak, konten tersebut juga ikut hilang dari AI Overviews dan berisiko kehilangan visibilitas.
Opsi paling ekstrem adalah memasang tag "noindex". Jika ini dipasang, situs akan benar-benar lenyap dari Google. Artinya, pembaca hanya bisa masuk dengan mengetik alamat situs secara manual.
Regulator mulai turun tangan. Otoritas Anti-Monopoli Inggris memerintahkan Google agar memberi pilihan terpisah: penerbit boleh menolak dipakai untuk AI tanpa harus dihukum di peringkat pencarian biasa.
Dampaknya sudah terukur. Studi Pew Research Center mencatat, tanpa AI Overview, 15 persen pengguna masih mengklik tautan di hasil pencarian. Ketika ada AI Overview, angkanya turun jadi 8 persen. Tautan yang ada di dalam ringkasan AI itu sendiri hanya diklik 1 persen.
CEO Cloudflare, Matthew Prince, bahkan memperingatkan model ini merusak fondasi internet. Konten diambil, diringkas oleh AI, jawaban disajikan di halaman Google, pembaca tidak perlu lagi mengunjungi sumber asli.
Kondisinya makin berat karena 56 persen trafik internet saat ini disebut berasal dari bot, bukan manusia. Jika klik dari manusia terus berkurang, insentif media untuk memproduksi laporan mendalam ikut menyusut.
Pola yang sama sudah masuk ke Indonesia. AI Overview kini muncul di pencarian Google Indonesia. Artinya media lokal juga berpotensi mengalami penurunan kunjungan organik seperti media di AS.
Bagi pembaca, taruhannya adalah kualitas informasi. Jika pendapatan media turun karena kehilangan klik, produksi jurnalisme investigasi dan liputan lapangan bisa berkurang. Yang tersisa di atas pencarian hanyalah ringkasan AI yang belum tentu lengkap dan tidak memberi konteks utuh.
Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda