Breaking
Memuat breaking news...

Gagalkan Tawuran di Koja, Brimob Amankan Tiga Remaja Beserta Celurit dan Stik Golf

Qaplo
Qaplo
Minggu, 14 Juni 2026 - 4.27 PM WIB
Gagalkan Tawuran di Koja, Brimob Amankan Tiga Remaja Beserta Celurit dan Stik Golf
ilustrasi
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA — Patroli pengamanan malam yang digelar Brimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Utara berhasil menggagalkan rencana bentrokan antarkelompok remaja di wilayah Koja, Jakarta Utara. Dalam operasi yang berlangsung pada Sabtu (13/6/2026) dini hari tersebut, petugas mengamankan tiga orang pemuda yang diduga kuat hendak melakukan aksi tawuran di kawasan pemukiman padat penduduk.

Insiden ini terjadi tepatnya di Jalan Beting Remaja RW 19, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja. Dari tiga orang yang ditangkap, dua di antaranya diketahui masih berstatus di bawah umur, sementara satu lainnya merupakan pemuda berinisial MY (20). Penindakan cepat ini berhasil memotong jalur kekerasan sebelum bentrokan fisik pecah di jalanan.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol Henik Maryanto, menjelaskan bahwa pencegahan ini berawal dari deteksi dini saat personel gabungan menyisir titik-titik rawan gangguan keamanan. Saat melintasi kawasan tersebut, petugas mencurigai pergerakan sekelompok pemuda yang berkumpul secara tidak wajar pada jam rawan. Tim presisi langsung bergerak melakukan pembubaran sekaligus mengamankan para terduga pelaku.

Berdasarkan hasil interogasi dan pemeriksaan awal di lapangan, sekelompok pemuda ini diketahui tengah mematangkan rencana untuk menyerang kelompok lawan yang berasal dari wilayah Malaka. Selain mengamankan para terduga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berbahaya berupa satu bilah senjata tajam jenis celurit dan satu buah stik golf yang sudah disiapkan untuk aksi penyerangan.

Kombes Pol Henik Maryanto menegaskan bahwa operasi preventif pada jam-jam krusial, mulai malam hingga subuh, akan terus ditingkatkan secara masif di seluruh wilayah hukum DKI Jakarta. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian untuk menekan angka kriminalitas jalanan dan mencegah kenakalan remaja yang kerap meresahkan warga. Ketiga remaja beserta barang bukti saat ini telah diserahkan ke Polsek Koja untuk menjalani proses hukum lanjutan sesuai regulasi yang berlaku.

Fenomena tawuran yang bergeser ke dini hari menunjukkan perubahan pola kenakalan remaja yang semakin berbahaya karena melibatkan senjata tajam dan alat pemukul berat. Mengingat sebagian besar terduga pelaku masih berada di bawah umur, akuntabilitas pengawasan kini berada di lingkungan terdekat.

Pihak kepolisian mengeluarkan imbauan keras kepada para orang tua agar memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama ketika sudah memasuki tengah malam. Deteksi dini di tingkat keluarga—seperti memeriksa barang bawaan anak dan memastikan mereka sudah berada di rumah sebelum jam malam—menjadi kunci utama untuk memutus rantai keterlibatan remaja dalam lingkaran kriminalitas jalanan.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait