SUBULUSSALAM – Dua nama dipastikan bersaing memperebutkan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kota Subulussalam periode 2025-2030 melalui Musda V yang akan digelar Selasa (20/10/2026) di Hotel Hermes One Subulussalam. Kedua kandidat itu adalah Fajri Munte, SE dan Dr. Syafnial, SE, MM.

Kepastian itu disampaikan Ketua Pengarah (Steering Committee/SC) Musda V DPD II Golkar Kota Subulussalam, Jhonson Siregar, menyusul berakhirnya masa pendaftaran, pengembalian formulir, dan berkas calon ketua pada Minggu (18/10/2026) pukul 17.00 WIB.

“Ada dua kandidat, Fajri Munte dan Syafnial, bersaing memperebutkan Ketua DPD Golkar melalui Musda V, Selasa 20 Oktober 2026 di Hotel Hermes One Subulussalam,” jelas Jhonson di Sekretariat DPD II Golkar Kota Subulussalam, Minggu (18/10).

Tahapan penjaringan calon ketua DPD periode 2025-2030 meliputi pendaftaran dan pengambilan formulir yang berlangsung pada Sabtu dan Minggu, 17-18 Oktober 2026, pukul 10.00 hingga 17.00 WIB di Sekretariat Partai Golkar Kota Subulussalam.

Fajri Munte Incar Periode Kedua

Fajri Munte yang maju kembali menegaskan, salah satu motivasinya melanjutkan periode kedua memimpin DPD Golkar Subulussalam adalah untuk memperkuat Partai Golkar ke depan.

Mantan Ketua PK Golkar Simpang Kiri dan dua periode anggota DPRK Subulussalam ini menyatakan, rekam jejaknya bersama Golkar sudah panjang sejak Golkar berdiri di Subulussalam.

“Dari Musda Golkar pertama hingga kelima, saya ikut berperan,” tandas Fajri, yang menyebut dua nama Ketua DPD II Golkar Subulussalam sebelumnya, Siti Ansari Bancin dan Merah Sakti (alm).

Apabila kembali diberi amanah memimpin Golkar melalui Musda V, Fajri menegaskan akan mengkombinasikan unsur senioritas dan kader muda di jajaran DPD II, menempatkan kader muda di jajaran pimpinan kecamatan (PK), serta merekrut kader baru sebagai agenda penting.

Syafnial: Ingin Berbuat Lebih Banyak untuk Golkar

Sementara itu, Dr. Syafnial, kader senior Golkar yang juga alumnus Program Doktoral UINSU, menyatakan salah satu alasannya maju sebagai calon Ketua Golkar Subulussalam karena ingin berbuat lebih banyak untuk partai.

“Golkar memberi peluang bagi semua kader untuk berkontribusi, membangun dan membesarkan partai,” ujar Syafnial kepada wartawan.

Sumber: Waspada.id