Breaking
Memuat breaking news...

Dua Aksi Unjuk Rasa Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 413 Personel Gabungan Disiagakan

Qaplo
Qaplo
Selasa, 7 Juli 2026 - 9.59 AM WIB
Dua Aksi Unjuk Rasa Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 413 Personel Gabungan Disiagakan
ilustrasi
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA - Sebanyak 413 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan jajaran Polsek disiagakan untuk mengawal dua aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta Pusat pada Selasa (7/7). Kehadiran aparat ditujukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung tertib sekaligus meminimalkan dampak terhadap aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi.

Dua demonstrasi tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB dengan melibatkan kelompok aktivis dan mahasiswa di lokasi yang berbeda. Karena digelar pada jam aktivitas masyarakat yang cukup tinggi, aparat telah menyiapkan pola pengamanan dan pengaturan lalu lintas sesuai kondisi di lapangan.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan pengamanan dilakukan oleh personel gabungan dari berbagai satuan untuk mengantisipasi kepadatan massa maupun kendaraan.

"Aksi unjuk rasa dari Jaringan Aktivis Peduli Rakyat dan beberapa elemen lainnya direncanakan berlangsung pukul 13.00 WIB," kata Erlyn dalam keterangan tertulis, Selasa.

Aksi Berlangsung di Dua Lokasi

Berdasarkan informasi kepolisian, aksi pertama akan digelar oleh Jaringan Aktivis Peduli Rakyat bersama sejumlah elemen masyarakat di kawasan Gambir, Jakarta Pusat.

Sementara itu, aksi kedua dilakukan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Hukum Peduli Tanah Air di depan kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Hingga saat ini, kepolisian belum merinci isu maupun tuntutan yang akan disampaikan oleh masing-masing kelompok peserta aksi. Namun, aparat telah menyiapkan langkah pengamanan untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas massa di kedua lokasi tersebut.

Menurut Erlyn, kedua aksi menjadi perhatian karena berlangsung di kawasan dengan mobilitas kendaraan yang tinggi serta berdekatan dengan pusat aktivitas pemerintahan dan perkantoran.

Rekayasa Lalu Lintas Disesuaikan Kondisi Lapangan

Kepolisian menyatakan rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional. Artinya, pengalihan arus kendaraan maupun penutupan ruas jalan tertentu akan disesuaikan dengan jumlah peserta aksi dan kondisi aktual di lapangan.

Langkah tersebut bertujuan menjaga kelancaran mobilitas masyarakat tanpa mengurangi hak peserta aksi untuk menyampaikan pendapat di muka umum sesuai peraturan yang berlaku.

Sejauh ini, polisi belum mengumumkan adanya penutupan jalan secara permanen di sekitar lokasi demonstrasi.

Masyarakat Diminta Mengantisipasi Kepadatan

Masyarakat yang akan melintas di kawasan Gambir dan Sawah Besar pada siang hingga sore hari diimbau untuk memperhatikan kondisi lalu lintas sebelum melakukan perjalanan.

Pengendara dapat memantau informasi lalu lintas terkini dan mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif apabila terjadi perlambatan arus kendaraan akibat konsentrasi massa di sekitar lokasi aksi.

Imbauan tersebut terutama ditujukan bagi pekerja, pengguna transportasi umum, serta masyarakat yang memiliki keperluan di kawasan Jakarta Pusat pada jam pelaksanaan demonstrasi.

Polisi Fokus Jaga Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas

Pengamanan aksi unjuk rasa merupakan prosedur yang rutin dilakukan aparat untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib. Selain menjaga keamanan peserta aksi, petugas juga bertugas mengatur lalu lintas serta mengantisipasi potensi gangguan terhadap aktivitas masyarakat.

Dengan ratusan personel yang telah disiagakan, kepolisian berharap seluruh rangkaian demonstrasi dapat berlangsung damai tanpa menimbulkan gangguan keamanan maupun kemacetan yang berkepanjangan.

Masyarakat yang memiliki aktivitas di sekitar Gambir dan Sawah Besar juga diminta mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan dengan memilih jalur alternatif apabila diperlukan selama aksi berlangsung.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait