JAKARTA — Kulit sehat dan glowing tidak harus mahal. Dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Pipim S. Bayasari, menegaskan bahwa kunci utama kulit sehat bukanlah skincare mahal, melainkan konsistensi merawat skin barrier dengan dua produk dasar: pelembap dan sunscreen.
Hal itu disampaikan dr. Pipim dalam siniar JUNCTO yang tayang di kanal YouTube MerdekaDotCom. Menurutnya, banyak orang salah kaprah menganggap kulit sehat harus putih dan flawless, padahal kulit dengan warna apapun bisa sehat asalkan terawat dengan baik.
"Kulit warna apapun itu akan sehat jika memang terawat dengan baik, asal skin barrier-nya bagus, tetap lembap dan tidak iritasi," ujar dr. Pipim.
Rutinitas Pagi dan Malam yang Sederhana
Untuk pagi hari, dr. Pipim membagi perawatan menjadi dua prinsip: pencegahan di pagi hari dan regenerasi di malam hari. Pagi hari cukup diawali dengan cuci muka, dilanjutkan pelembap agar skin barrier tidak rusak, lalu dilapisi sunscreen untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
Sementara malam hari difokuskan pada regenerasi. Ia menyarankan triple cleansing — terutama bagi yang memakai makeup — dilanjutkan pelembap. Bagi yang berusia di atas 20 tahun, bisa ditambahkan eksfoliasi untuk merangsang kolagen dan mencegah penuaan dini.
Sunscreen Prioritas Nomor Satu
Menurut dr. Pipim, sunscreen adalah prioritas nomor satu karena matahari merupakan penyebab utama kerusakan kulit. Paparan sinar UVA dan UVB bisa menyebabkan kulit menghitam, penuaan dini, munculnya keriput halus, hingga kanker kulit.
Ia juga mengingatkan bahwa cahaya biru dari gadget dan laptop diam-diam turut memicu penuaan dini dan hiperpigmentasi. Karena itu, sunscreen perlu dipakai dalam jumlah cukup dan diulang setiap 2–3 jam.
Batasi Gula, Kenali Purging dan Breakout
Dari sisi pola makan, dr. Pipim menekankan pentingnya membatasi gula. Konsumsi gula berlebih disebut sebagai pemicu utama jerawat, selain gorengan dan produk olahan susu. Buah-buahan tinggi antioksidan seperti jeruk juga baik untuk kesehatan kulit.
Ia pun mengingatkan agar tidak sering bergonta-ganti produk skincare karena justru bisa menimbulkan iritasi. Masyarakat juga perlu membedakan purging dan breakout: purging adalah reaksi normal sekitar satu bulan akibat kandungan eksfoliasi seperti glycolic acid atau retinol, yang harus diimbangi pelembap dan sunscreen. Sedangkan breakout berarti produk tidak cocok dan harus dihentikan.
Untuk pemilihan sabun cuci muka, dr. Pipim menyarankan menyesuaikan dengan kondisi kulit: kulit kering sebaiknya memakai sabun yang gentle dan tidak membuat kulit terasa kesat, sedangkan kulit berminyak atau berjerawat membutuhkan sabun yang mampu mengangkat minyak dengan kandungan pengurang sebum.
Ciri kulit yang sehat, menurutnya, sederhana: lembap, tidak kemerahan, tidak berjerawat, dan tidak ada flek.
Sumber: Dokter Kulit Bagi Tips Glowing Murah, Ternyata Kuncinya Bukan Skincare Mahal - JUNCTO — YouTube - MerdekaDotCom


Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda