Sebanyak 150 guru besar dari berbagai daerah di Indonesia mengirimkan surat terbuka yang berisi desakan agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri dari jabatannya. Surat terbuka itu dilayangkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ketujuh RI Joko Widodo, terkait polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Guru Besar Universitas Hasanuddin Idrus Paturusi mengatakan surat terbuka tersebut diinisiasi oleh 13 orang dan ditandatangani sejumlah guru besar yang mewakili 150 guru besar yang ingin menyuarakan desakan tersebut. Surat terbuka itu merupakan sikap 150 guru besar atas polemik ijazah Gibran.
Imbauan Agar Mundur Secara Sukarela
Menurut Idrus, Presiden Prabowo, Joko Widodo, dan Gibran sendiri sudah mengetahui persoalan ini. Para guru besar itu tetap menyampaikan imbauan agar Gibran mengundurkan diri secara sukarela.
“Kami tetap menghimbau pada Gibran supaya dengan sukarela mengundurkan diri, usulan dari kita.” — Idrus Paturusi, Guru Besar Universitas Hasanuddin
Idrus menambahkan, kelanjutan dari desakan tersebut belum dapat dipastikan. Menurutnya, proses seperti pemakzulan memiliki alur tersendiri.
Desakan 150 guru besar ini menjadi sorotan terbaru dalam polemik ijazah Gibran yang terus bergulir di ruang publik.
Sumber: Kompas TV


Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda