LONDON — James Maddison menandai kembalinya ke susunan starter Tottenham Hotspur dengan cara yang tak terlupakan. Gelandang asal Inggris itu mencetak gol indah pada menit ke-14 untuk membantu Spurs menaklukkan Coventry City 3-1 dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Tottenham Hotspur Stadium, Selasa (20/10/2026) dini hari WIB.

Kemenangan ini begitu berarti bagi Tottenham. Sebelum laga ini, Spurs menjadi satu-satunya tim di enam kasta teratas sepak bola Inggris yang belum pernah menang di liga musim ini. Hasil 3-1 atas Coventry mengangkat mereka dari dasar klasemen ke peringkat 16.

Maddison menerima umpan Mohammed Kudus di tepi kotak penalti dan melepaskan tembakan melengkung yang menaklukkan kiper Carl Rushworth. Ia merayakannya dengan selebrasi panah darts khasnya — gestur yang sudah lama dirindukan para pendukung Spurs.

Penantiannya Berakhir

Ini adalah penampilan pertamanya sebagai starter dalam 17 bulan. Maddison melewatkan hampir seluruh musim lalu akibat dua cedera lutut serius beruntun, termasuk robeknya ligamen anterior (ACL) pada Agustus 2025 — hanya tiga bulan setelah cedera lutut yang sama.

“Gol-gol seperti itulah yang Anda impikan,” kata Maddison usai laga. “Tanpa terlalu dalam, masa-masa kelam tahun lalu, memulihkan diri dari cedera ACL — Anda memimpikan momen-momen itu, gol-gol itu, dan itulah cahaya di ujung terowongan.”

Maddison mengaku emosional saat bola bersarang ke gawang. “Saya hanya ingin bermain bagus, menunjukkan kualitas saya, dan menunjukkan apa yang dirindukan tim ini selama 18 bulan terakhir,” ujarnya.

Coventry Sempat Menyamakan Kedudukan

Tottenham tampil dominan di babak pertama, tetapi Coventry menyamakan kedudukan empat menit setelah jeda lewat Jack Rudoni. Gol itu membuat tensi tuan rumah kembali meninggi.

Namun Spurs kembali memimpin pada menit ke-58 melalui Omar Marmoush. Penyerang pinjaman dari Manchester City itu melepaskan tembakan melengkung indah — gol pertamanya berseragam Tottenham.

Ada momen spesial lain di penghujung laga. Dejan Kulusevski masuk dari bangku cadangan untuk penampilan pertamanya setelah 17 bulan absen akibat cedera lutut, dan disambut tepuk tangan meriah seluruh stadion.

Kemenangan akhirnya dipastikan di masa injury time ketika Ben Davies menuntaskan peluang menjadi gol ketiga Tottenham.

De Zerbi Lega

Manajer Roberto De Zerbi tentu merasa lega. Sebelum laga ini, Spurs telah menelan tiga kekalahan dan tiga hasil imbang. Ia bahkan sempat membawa skuadnya menjalani pemusatan latihan di Marbella, Spanyol, demi membangkitkan performa tim.

Sementara itu, manajer Coventry Frank Lampard kecewa berat meski menilai timnya tampil baik. “Penampilan yang sangat bagus. Skor 3-1 mengubah pandangan di akhir laga, tapi saat skor 2-1 kami benar-benar menekan,” kata Lampard.

Dengan hasil ini, Tottenham naik empat peringkat ke posisi 16 klasemen sementara. Coventry — tim promosi yang datang dengan modal dua kemenangan beruntun — tertahan satu strip di bawah mereka.

Sumber: OneFootball