LONDON — James Maddison akhirnya kembali. Gelandang Tottenham Hotspur itu menandai start pertamanya dalam 17 bulan dengan sebuah gol indah saat timnya menang 3-1 atas Coventry City dalam laga Premier League di London Utara, Senin (19/10/2026).

Baru 14 menit laga berjalan, Maddison menerima bola dari Mohammed Kudus di tepi kotak penalti dan melepaskan tendangan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Coventry, Carl Rushworth. Gol tersebut menjadi yang pertama bagi sang playmaker setelah pulih dari cedera ligamen lutut (ACL) yang dideritanya pada Agustus 2025.

Cahaya di ujung terowongan

Usai pertandingan, Maddison mengaku tak bisa membayangkan skenario comeback yang lebih sempurna. Ia menggambarkan masa pemulihannya sebagai hari-hari gelap yang kini terbayar lunas.

"Gol itu sedikit kabur dalam ingatan saya. Gol-gol seperti itulah yang selalu Anda impikan. Saat menjalani pemulihan ACL tahun lalu, hari-hari yang gelap, gol-gol seperti itu adalah cahaya di ujung terowongan bagi saya."

Kepada Sky Sports, pemain berusia 29 tahun itu juga mengaku sudah berdiskusi dengan pelatih Roberto De Zerbi selama sepekan terakhir soal kesiapannya kembali menjadi starter.

"Saya hanya ingin menunjukkan kualitas saya dan menunjukkan apa yang dirindukan tim selama 18 bulan terakhir sejak start terakhir saya. Pelatih meminta saya bermain dan berkata ingin menikmati menyaksikan saya dari pinggir lapangan, jadi semoga saya berhasil."

Kemenangan perdana Tottenham

Coventry sempat menyamakan kedudukan lewat gol Jack Rudoni di awal babak kedua. Namun, Omar Marmoush membawa Tottenham kembali unggul pada menit ke-58 lewat tendangan keras dari jarak jauh, sebelum Ben Davies memastikan kemenangan 3-1 di masa injury time.

Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Tottenham di Premier League musim ini dan mengangkat mereka ke peringkat 16 klasemen.

Gol itu terasa istimewa sekaligus emosional karena dicetak ke gawang Coventry City, klub yang membesarkannya. Maddison sempat meminta maaf lewat media sosial atas selebrasinya mencium badge Tottenham yang dinilainya kurang tepat waktunya.

Laga ini juga menjadi momen istimewa bagi Dejan Kulusevski yang kembali bermain setelah absen panjang akibat cedera lutut. Maddison mengaku bangga bisa berbagi momen comeback dengan rekan setimnya itu.

Sumber: OneFootball