Produsen mobil listrik asal China, BYD, tidak menutupi ambisinya untuk menjadi merek mobil nomor satu di Indonesia. Target itu dibidik untuk seluruh industri otomotif nasional, bukan sekadar di segmen kendaraan listrik.

"BYD pada dasarnya memiliki harapan untuk menjadi merek nomor satu, tidak hanya di segmen kendaraan listrik, tetapi juga di seluruh industri otomotif," ujar Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, di Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Posisi Lima Besar dan Peluang Tembus Empat Besar

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales BYD sepanjang Januari-September 2026 mencapai 43.727 unit, setara 6,4 persen dari total pasar mobil nasional yang mencapai 679.020 unit. Capaian itu menempatkan BYD di posisi kelima merek mobil terlaris di Indonesia.

BYD kini membidik posisi keempat yang ditempati Mitsubishi Motors dengan wholesales 48.414 unit. Selisih keduanya tercatat hanya 4.687 unit, dengan sisa tiga bulan penjualan pada 2026.

Menanggapi peluang menembus empat besar, Luther menegaskan perusahaan lebih memprioritaskan optimalisasi fasilitas produksi lokal ketimbang mengejar peringkat. "Dengan tersedianya fasilitas manufaktur sendiri, tanggung jawab utama BYD adalah memenuhi kapasitas produksi yang ada. Pabrik BYD saat ini memiliki kapasitas produksi hingga 10.000 unit per bulan," katanya.

Fokus Utilisasi Pabrik dan Ekosistem

BYD saat ini fokus mengaktifkan fasilitas produksi secara bertahap sembari membaca kebutuhan pasar untuk menentukan model kendaraan yang tepat diproduksi. Selain menghadirkan produk yang sesuai kebutuhan konsumen, perusahaan juga mengembangkan ekosistem pendukung seperti fasilitas pengisian cepat (flash charge).

Penjualan BYD menunjukkan tren peningkatan, khususnya pada kuartal III 2026. Pada September 2026, BYD bahkan sempat menempati posisi ketiga penjualan bulanan dengan 6.031 unit wholesales, mengungguli Suzuki dan Honda.

Di puncak daftar, Toyota masih memimpin pasar nasional dengan 197.809 unit sepanjang sembilan bulan pertama 2026, disusul Daihatsu dengan 112.442 unit dan Suzuki dengan 53.224 unit.

Sumber: BYD Bidik Posisi No. 1 di Indonesia, Tantang Toyota dan Daihatsu — Kompas.com