Bogor — Insiden pencambukan yang viral di media sosial berujung pada pencopotan dua pejabat dapur program makan bergizi gratis. Badan Gizi Nasional (BGN) mencopot Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Purwakarta berinisial GD dan Kepala SPPG Purwakarta berinisial RAN dari jabatannya setelah keduanya menjalani sidang kode etik, Senin (19/10/2026).
“Ka SPPG sudah ditarik dari posisi terakhirnya sebagai Ka SPPG di sana (di Purwakarta),” kata juru bicara BGN Tysa Novenny saat dihubungi, Senin.
Menurut Tysa, kedua belah pihak dinilai sama-sama bersalah. GD diduga melakukan kekerasan fisik, sementara RAN dinilai tidak mampu mengendalikan diri hingga berujung keributan.
“Intinya keduanya sama-sama kena sanksi ya, karena masing-masing punya porsi tidak bisa sama-sama mengontrol diri. Semoga ini bisa jadi pembelajaran buat keduanya,” ujar Tysa.
Viral di Media Sosial
Peristiwa tersebut terjadi di kantor Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor pada Rabu (14/10) sore. GD diduga mencambuk RAN berkali-kali, dan aksi itu terekam kamera hingga menyebar luas di media sosial.
Sehari sebelumnya, Kepala KPPG Bogor Haidir menyebut GD telah lebih dulu dicopot dari posisi korwil dan diagendakan menjalani sidang etik aparatur sipil negara di kantor pusat BGN.
Sumber: Detik.com


Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda