Breaking
Memuat breaking news...

BMKG: Gempa Susulan di NTT Belum Mereda, Butuh 2-3 Minggu untuk Luruh

Redaksi
Redaksi
Minggu, 16 Agustus 2026 - 7.13 AM WIB
BMKG: Gempa Susulan di NTT Belum Mereda, Butuh 2-3 Minggu untuk Luruh
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Ancaman belum sepenuhnya berlalu bagi warga Nusa Tenggara Timur (NTT). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan rangkaian gempa susulan pascagempa M7,7 di Kabupaten Nagekeo masih terus terjadi dan belum menunjukkan tanda-tanda melemah.

235 Kali Gempa Susulan, Terpusat di Flores Utara

Dalam Konferensi Pers Update Kondisi dan Penanganan Pasca Gempabumi M7,7 di Kabupaten Nagekeo, NTT, Sabtu (15/8/2026), Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani memaparkan bahwa hingga pukul 14.00 WIB tercatat sudah 235 kali gempa susulan dengan kekuatan bervariasi antara magnitudo 2,5 sampai 6,2. Sebagian besar titik gempa terkonsentrasi di bagian utara Pulau Flores.

Faisal menjelaskan, pemantauan grafik frekuensi gempa dari jam ke jam menunjukkan aktivitas ini belum memasuki fase peluruhan. Namun ia menegaskan kondisi ini masih tergolong wajar untuk rangkaian gempa besar. Ia mencontohkan pengalaman gempa di Maluku Utara sebelumnya, di mana proses peluruhan gempa susulan baru terjadi setelah sekitar dua sampai tiga minggu. BMKG pun meminta masyarakat NTT tetap waspada karena gempa susulan berpotensi masih terjadi dalam beberapa pekan mendatang.

Korban Jiwa Terus Bertambah

Di kesempatan yang sama, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memperbarui data korban gempa. Per pukul 15.00 WIB Sabtu (15/8/2026), tercatat 38 orang meninggal dunia, 2 orang luka berat, dan 11 orang luka ringan. Selain itu, sekitar 2.000 warga tercatat mengungsi secara mandiri.

Suharyanto menyampaikan bahwa posko penanggulangan bencana akan segera diaktifkan. Ia bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) dijadwalkan berangkat ke Ende pada malam harinya, dan begitu tiba akan langsung menggelar rapat koordinasi tingkat provinsi dan kota.

Rombongan Menteri Terbang Malam Ini ke NTT

Kementerian PU mengungkapkan bahwa pesawat Boeing 737 milik TNI AU akan lepas landas dari Halim menuju Labuan Bajo, NTT, pukul 20.00 WIB malam ini. Pesawat tersebut akan membawa rombongan pejabat yang terdiri dari Menko PMK, Menteri Dalam Negeri, Kepala BNPB, Menteri PU beserta perwakilan PLN, Telkom, dan Pertamina, serta Wakil Menteri Kesehatan dan Wakil Menteri Sosial.

Selain pengerahan pejabat, bantuan Presiden berupa 50.000 paket sembako juga akan dikirim ke Maumere, NTT, sebagai bagian dari respons cepat penanganan bencana.

Catatan redaksi: Data korban dalam berita ini merujuk pada pembaruan pukul 15.00 WIB, yang mungkin berbeda dari data BNPB pada jam-jam berikutnya karena proses pendataan di lapangan masih terus berjalan.

Tambahkan QAPLO sebagai sumber utama Google Discovery
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait