Pemerintah menyiapkan beras bersubsidi seharga Rp12.500 per kilogram yang disalurkan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap bantuan pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan KDKMP dirancang menjadi saluran distribusi berbagai kebutuhan pokok dan barang bersubsidi agar masyarakat memperoleh harga yang lebih terjangkau tanpa melalui rantai perantara yang panjang.

"Koperasi ini untuk menyalurkan bantuan-bantuan subsidi pemerintah agar langsung ke rakyat sehingga rakyat ini dapat harga yang murah, yang bagus, tidak melalui makelar-makelar lagi," kata Zulkifli saat meninjau gerai KDKMP Desa Sonorejo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (15/10/2026).

Menurut Zulkifli, pemerintah menyediakan beras bersubsidi dalam jumlah besar untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan harga pangan. "Untuk seluruh Indonesia sebanyak satu juta ton, dijual satu kilonya Rp12.500," ujarnya.

Bantuan 30 Kg untuk 33,2 Juta Penerima

Selain beras bersubsidi, pemerintah telah menetapkan bantuan pangan beras bagi 33,2 juta penerima untuk periode Oktober hingga Desember 2026. Bantuan tersebut direncanakan disalurkan sekaligus sebanyak 30 kilogram beras per penerima, dengan total kebutuhan diperkirakan mencapai sekitar satu juta ton.

Namun, Zulkifli menegaskan ketepatan sasaran harus menjadi perhatian utama. Pengurus koperasi bersama kepala desa diminta memeriksa data penerima agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.

"Jangan sampai yang miskin tidak dapat, temannya kepala desa yang kaya dapat. Harus dicek. Yang dapat harus betul-betul yang berhak," tegas Zulkifli.

Jadi Pusat Layanan Ekonomi Desa

Pemerintah tidak hanya mengarahkan KDKMP sebagai tempat penyaluran beras dan bantuan pangan. Koperasi tersebut juga diproyeksikan menjadi pusat distribusi berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pupuk bersubsidi, elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram, minyak goreng, hingga bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH).

Selain itu, koperasi akan mendukung akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta diarahkan menyediakan fasilitas BNI Agen 46 untuk berbagai transaksi keuangan masyarakat.

Dengan pengembangan layanan tersebut, KDKMP diharapkan tidak sekadar menjadi tempat berbelanja, tetapi juga sarana memperluas akses keuangan dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di desa dan kelurahan.

Sumber: Koperasi Merah Putih Jual Beras Subsidi Rp12.500 per Kg, Sasar 33,2 Juta Penerima — Indeks Waspada