Baznas Berikan Beasiswa kepada 15 Santri di Jombang, Dorong Akses Pendidikan PesantrenBaznas Berikan Beasiswa kepada 15 Santri di Jombang, Dorong Akses Pendidikan Pesantren

JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan beasiswa pendidikan kepada 15 wisudawan terpilih dalam kegiatan Wisuda Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) IV dan Akhirussanah Pondok Pesantren Hamalatul Quran di Jombang, Jawa Timur.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Baznas untuk memperluas akses pendidikan bagi santri sekaligus memperkuat kerja sama dengan pesantren sebagai salah satu mitra dalam pengembangan sumber daya manusia.
Wakil Ketua Baznas RI Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan lembaganya berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan pesantren melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan santri dan lembaga pendidikan keagamaan.
"Kami berkomitmen menempatkan pondok pesantren sebagai mitra strategis melalui berbagai bantuan dan program yang berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pendidikan," kata Zainut dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Dorong Santri Melanjutkan Pendidikan
Baznas berharap bantuan pendidikan tersebut dapat membantu para lulusan pesantren melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
Menurut Zainut, kesempatan memperoleh pendidikan lanjutan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui dukungan pendidikan, para santri diharapkan memiliki peluang yang lebih besar untuk berkontribusi di berbagai bidang kehidupan.
Ia menilai penguatan kualitas lulusan pesantren tidak hanya bermanfaat bagi individu penerima beasiswa, tetapi juga dapat memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.
Pesantren Jadi Mitra Strategis
Pesantren saat ini tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan keagamaan. Banyak pesantren juga mengembangkan pendidikan formal, pelatihan keterampilan, serta berbagai program pemberdayaan yang mendukung kesiapan santri menghadapi dunia kerja maupun kehidupan sosial.
Karena itu, Baznas memandang pesantren sebagai mitra strategis dalam menyalurkan manfaat dana zakat, terutama pada sektor pendidikan dan pengembangan kapasitas generasi muda.
Menurut Zainut, sinergi antara Baznas dan pesantren dapat memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sekaligus pemahaman nilai-nilai keagamaan.
Lulusan Pesantren Diminta Percaya Diri
Dalam kesempatan tersebut, Zainut juga mengajak para lulusan pesantren untuk percaya diri dalam melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
Ia menilai lulusan pesantren memiliki bekal yang tidak hanya berasal dari kemampuan akademik, tetapi juga dari pembentukan karakter, kedisiplinan, dan nilai-nilai moral yang diperoleh selama menempuh pendidikan.
Karena itu, para santri diharapkan tidak merasa minder ketika bersaing dengan lulusan dari jalur pendidikan lainnya.
Dampak Program bagi Pendidikan
Program beasiswa menjadi salah satu instrumen yang dapat membantu mengurangi hambatan biaya pendidikan yang masih dihadapi sebagian santri. Dukungan tersebut diharapkan membuka peluang yang lebih luas bagi lulusan pesantren untuk melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kompetensinya.
Baznas berharap bantuan yang diberikan tidak hanya membantu penerima beasiswa secara individu, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pendidikan pesantren secara berkelanjutan.
Di akhir kegiatan, para lulusan diharapkan dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk memberikan kontribusi di lingkungan masyarakat, pendidikan, maupun kegiatan sosial keagamaan.
sumber: antara
Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda