JAKARTA — Anak-anak umumnya menyukai makanan dan minuman bercita rasa manis, mulai dari cokelat dan permen hingga minuman kemasan yang mudah dijumpai sehari-hari. Namun orangtua perlu memahami jumlah gula yang dikonsumsi anak setiap hari, termasuk gula dari makanan dan minuman kemasan, agar tidak berlebihan dan menggeser asupan makanan bergizi.
World Health Organization (WHO) merekomendasikan agar asupan gula tidak melebihi 10 persen dari total kebutuhan energi harian, dengan anjuran tambahan bahwa batas maksimal 5 persen lebih baik.
Dokter Spesialis Gizi Klinik Konsultan, Dr. dr. Diana Sunardi, M.Gizi, Sp.GK(K), memberikan contoh perhitungannya: anak dengan kebutuhan energi 1.400 kilokalori per hari memiliki batas konsumsi gula sekitar 35 gram bila memakai patokan 10 persen dari kebutuhan energi harian.
"Batas maksimalnya adalah 10 persen, tapi kalau bisa kurang atau sama dengan 5 persen itu lebih baik," kata Diana dalam talkshow peringatan Hari Pangan Sedunia 2026 bertema "Innovate Today. Nourish Tomorrow" di Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, Kamis (15/10/2026).
Kebiasaan Rasa Manis
Menurut Diana, kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis membuat anak terus menginginkan rasa manis. "Kalau seorang anak minum manis, makan manis, dia akan terbiasa, memorinya adalah memori manis. Dia akan terus mintanya makanan yang cenderung manis," ujarnya.
Tingkat kemanisan yang disukai anak juga bisa meningkat seiring waktu. Minuman yang awalnya cukup diberi satu sendok teh gula bisa terasa kurang manis, sehingga anak meminta tambahan gula.
Risiko Kelebihan Gula
Konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan asupan energi harian dan berisiko menyebabkan berat badan berlebih. Gula juga memicu kerusakan gigi ketika bakteri di dalam mulut mengolahnya menjadi asam yang merusak lapisan gigi.
Ia menegaskan, anjuran tersebut berfokus pada pengendalian gula, bukan mengurangi seluruh asupan makanan anak. Anak tetap membutuhkan energi dan zat gizi untuk tumbuh, sehingga orangtua perlu menjaga keseimbangan menu sehari-hari.
Adapun angka batas yang diberikan merupakan contoh perhitungan, sehingga batas konsumsi gula setiap anak dapat berbeda sesuai kebutuhan energinya masing-masing.
Sumber: Batas Gula Anak 10 Persen Energi Harian, Begini Cara Menghitungnya — Kompas.com


Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda