JAKARTA — Jabatan Katie Zacharia sebagai juru bicara Gedung Putih berakhir hanya dalam hitungan hari. Perempuan 41 tahun itu dicopot dari posisi sekretaris pers Gedung Putih setelah kurang dari sepekan menjabat, menyusul serangkaian blunder yang dinilai justru menambah masalah bagi Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Dilansir AFP, Sabtu (17/10/2026), seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi Zacharia telah keluar dari jabatan tersebut. Kabar itu mencuat setelah Fox News melaporkan bahwa Zacharia sedang "bertransisi keluar" dari posisinya.

Sinyal pemecatan sebenarnya sudah tercium lebih dulu. Trump sempat memberi isyarat terbuka bahwa dirinya siap kehilangan juru bicara yang baru ditunjuk itu.

"Saya bilang, 'Katie, apakah ini untuk Anda?' Saya bilang, 'Katie, Anda tidak harus melakukan ini'... Saya berkata kepadanya, 'Sejujurnya, kalau saya jadi Anda, saya akan mempertimbangkannya kembali,'" kata Trump kepada wartawan.

Blunder beruntun

Zacharia menjadi sorotan tajam media sejak hari-hari pertama bertugas. Ia sempat mengklaim pernah berprofesi sebagai pengacara, namun klaim itu terbantahkan. Konferensi pers perdananya di ruang pengarahan Gedung Putih pun berlangsung singkat — kurang dari 15 menit — dan dinilai buruk.

Pada sesi perdana yang digelar Selasa pagi itu, Zacharia mengawali dengan membacakan secara lambat daftar pencapaian Trump, lalu hanya menjawab tiga pertanyaan wartawan sebelum menutup sesi.

Zacharia mengambil alih jabatan dari Karoline Leavitt, yang dikenal agresif menghadapi media. Leavitt sebelumnya mengubah pola pemberitaan Gedung Putih dengan memberi ruang lebih besar kepada media yang bersahabat dengan pemerintah sembari menyerang media yang kritis.

Pecahkan "rekor" Scaramucci

Kepergian Zacharia menambah daftar catatan kelam pejabat komunikasi Gedung Putih era Trump. Pada periode pertama pemerintahan Trump, Anthony Scaramucci hanya bertahan 11 hari sebagai direktur komunikasi — masa jabatan super singkat yang sempat menjadi bahan meme di internet.

Scaramucci menanggapi kabar kepergian Zacharia melalui X.

"Rekor dibuat untuk dipecahkan," tulis Scaramucci. "Saya tidak merasa senang melihat penderitaan orang lain."

Kekacauan di jajaran komunikasi Gedung Putih terjadi ketika Trump, 80 tahun, tengah menghadapi tekanan politik. Trump diketahui berkeliling AS membantu kandidat Partai Republik menghadapi pemilihan sela kongres pada 3 November mendatang, sementara sejumlah jajak pendapat memprediksi hasil buruk bagi Partai Republik.

Popularitas Trump sendiri terus menurun, terbebani sejumlah isu seperti perang melawan Iran, inflasi, dan persepsi publik mengenai korupsi.

Sumber: Baru Sepekan Jadi Jubir Gedung Putih, Katie Zacharia Dicopot Gegara Blunder — Detik.com