Breaking
Memuat breaking news...

Atletik Indonesia Borong Medali di Filipina, Emilia Nova Sabet Emas Saptalomba

Qaplo
Qaplo
Selasa, 16 Juni 2026 - 2.00 PM WIB
Atletik Indonesia Borong Medali di Filipina, Emilia Nova Sabet Emas Saptalomba
Reading Comfort
adjust the font size

Qaplo.com - Tim nasional atletik Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Dalam ajang bergengsi The ICTSI Philippine Athletics Championships 2026 yang berlangsung di New Clark City Athletic Stadium, Filipina, skuad Merah Putih sukses membawa pulang satu medali emas dan dua medali perak.

Kejuaraan yang digelar pada 10 hingga 14 Juni 2026 ini menjadi panggung pembuktian bagi ketangguhan fisik dan mental para atlet tanah air di tengah persaingan ketat kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya.

Emilia Nova Raih Emas Saptalomba

Medali emas tunggal Indonesia dipersembahkan oleh atlet senior Emilia Nova yang turun di nomor saptalomba (heptathlon). Saptalomba dikenal sebagai salah satu nomor paling melelahkan dalam atletik karena menuntut peserta menguasai tujuh disiplin lomba yang berbeda guna menguji batas ketahanan fisik dan konsentrasi.

Emilia tampil dominan dan berhasil mengumpulkan total 5.110 poin untuk mengamankan podium tertinggi. Konsistensi performanya di setiap nomor perlombaan menjadi kunci utama keberhasilan membawa pulang medali emas ke tanah air.

Dua Perak dari Lintasan Lari dan Lapangan

Selain emas dari Emilia, Indonesia juga mengamankan dua medali perak yang diraih oleh Dina Aulia dan Abd Hafiz. Dina Aulia yang turun di nomor lari gawang 100 meter putri berhasil finis di posisi kedua dengan catatan waktu 13,63 detik.

Sementara itu, dari sektor lapangan, atlet lempar lembing putra Abd Hafiz menyumbangkan medali perak kedua. Hafiz mencatatkan lemparan sejauh 68,49 meter, sebuah hasil yang menegaskan daya saingnya di level regional.

Evaluasi dan Kalibrasi Menuju Pentas Dunia

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Luhut Binsar Pandjaitan, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini. Menurutnya, hasil di Filipina membuktikan bahwa pembinaan atlet nasional berada di jalur yang tepat.

"Ajang kejuaraan internasional semacam ini adalah medium kalibrasi yang sangat krusial. Kita bisa melihat secara objektif parameter apa yang sudah berhasil dan mana yang perlu dipertajam lagi guna mematangkan persiapan menuju agenda-agenda besar berikutnya," ujar Luhut.

Konsistensi Tur Asia Atletik Indonesia

Prestasi di Filipina ini melengkapi tren positif yang ditunjukkan tim atletik Indonesia sepanjang tur Asia sejak Mei lalu. Sebelumnya, pelompat galah putri Diva Renatta Jayadi sukses menyabet medali perak pada 1st Asian Jumps Championships 2026 di China, serta meraih podium ketiga di Busan International Pole Vault Meeting 2026 di Korea Selatan dengan lompatan setinggi 4,20 meter.

Keberhasilan rangkaian uji coba internasional ini tidak lepas dari dukungan penuh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI serta kemitraan strategis dengan MIND ID. Sinergi ini diharapkan terus berlanjut guna meningkatkan jam terbang dan menjaga ketajaman mental bertanding para atlet di panggung dunia.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait