Manajer Arsenal Mikel Arteta memberi dukungan penuh kepada Kai Havertz. Ia yakin striker asal Jerman itu mampu mencapai level baru musim ini dan membidik torehan 25 hingga 30 gol di semua kompetisi, asalkan tetap bugar.
Havertz memang menunjukkan awal musim yang menjanjikan. Ia tampil sebagai starter di seluruh laga Liga Primer musim ini dan sudah mencetak tiga gol, setelah sebelumnya sempat mengalami masalah hamstring ringan pada jeda internasional tanpa harus absen lama.
"Dia punya kemampuan itu. Karena itulah dia bermain di sana, dan itulah alasan kami merekrutnya. Saya yakin dia bisa melakukannya, dan dia butuh banyak menit bermain," kata Arteta.
Arteta menilai satu-satunya kendala Havertz selama ini adalah kebugaran. Musim lalu, sang striker mencetak 15 gol dalam 36 penampilan sebelum cedera hamstring serius pada akhir musim 2024/25 membuatnya tak pernah tampil sebagai starter lagi sejak 5 Februari.
Dalam kariernya, Havertz baru sekali mencetak 20 gol dalam satu musim, yakni pada musim 2018/19 saat membela Bayer Leverkusen. Selama tiga musim berseragam Chelsea, ia hanya sekali menembus dua digit gol.
Kecewa Meski Jadi Pahlawan
Mentalitas Havertz terlihat saat Arsenal menang 3-0 atas Lille tengah pekan ini. Masuk sebagai pemain pengganti bersama Bukayo Saka dan Martin Odegaard di babak kedua, Havertz berperan besar dalam perubahan permainan, termasuk memberikan assist untuk gol Saka yang menutup kemenangan.
Namun Arteta mengungkapkan, Havertz justru keluar lapangan dengan perasaan kecewa karena tak mencetak gol sendiri. Bagi Arteta, itu adalah karakter yang ia inginkan dari pemainnya.
"Dia begitu kompetitif. Setelah laga kontra Lille, dia masuk ruang ganti dengan pengaruh besar di lapangan, tapi dia kecewa karena tidak mencetak gol. Dia bahagia bisa membantu tim, tapi juga kecewa. Itulah karakter yang kami mau: pemain yang ingin berkembang dan membaik setiap hari," ujar Arteta.
Sejak didatangkan pada musim panas 2023, Havertz memang menjadi kepercayaan penuh Arteta. Awalnya dipasang sebagai gelandang, ia kini menjadi striker utama Arsenal yang disebut sang pelatih sebagai salah satu pemain dengan kecerdasan sepak bola terbaik di skuad.
Sumber: OneFootball


Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda