JAKARTA – Perubahan penglihatan yang muncul tiba-tiba tidak boleh dianggap sepele. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat agar segera memeriksakan mata bila muncul tanda-tanda bahaya tertentu, dalam media briefing peringatan Hari Penglihatan Sedunia 2026.

Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, dr Andi Saguni, menegaskan banyak gangguan penglihatan sebenarnya bisa dicegah, terdeteksi sejak dini, atau dikoreksi selama masyarakat punya kesadaran memeriksakan mata secara berkala.

Enam tanda yang perlu diwaspadai

1. Penglihatan menurun mendadak. Pandangan tiba-tiba kabur atau kemampuan melihat mendadak berkurang pada satu maupun kedua mata. Jangan menunggu hingga membaik sendiri — segera cari pertolongan medis.

2. Mata merah disertai nyeri hebat. Bila mata merah dibarengi nyeri hebat, sakit kepala, mual, atau muntah, jangan asal meneteskan obat mata. Kombinasi gejala ini bisa menandakan kondisi darurat yang perlu segera diperiksa dokter.

3. Kilatan cahaya atau bintik melayang bertambah banyak. Bintik-bintik kecil yang tampak melayang di depan mata dikenal sebagai floaters. Jika jumlahnya mendadak bertambah, muncul kilatan cahaya, atau ada bayangan seperti tirai yang menutupi sebagian penglihatan, segera periksa ke dokter mata karena bisa berkaitan dengan gangguan retina.

4. Mata cedera atau terkena bahan kimia. Mata yang terbentur, tertusuk benda, atau kemasukan bahan kimia jangan ditunda penanganannya. Jika terkena bahan kimia, segera bilas mata dengan air bersih yang mengalir lalu cari pertolongan di instalasi gawat darurat. Jangan menggosok mata atau menetralkan bahan kimia dengan cairan lain.

5. Bercak putih pada pupil anak atau mata tampak juling. Orang tua perlu memperhatikan mata anak, misalnya muncul bercak putih pada pupil yang terlihat berulang pada foto, atau mata yang tampak tidak sejajar. Jangan menunggu anak mengeluh sulit melihat karena anak belum tentu menyadari gangguannya.

6. Penglihatan ganda muncul tiba-tiba. Melihat satu benda seperti menjadi dua jangan dianggap sekadar kelelahan. Kondisi ini perlu segera diperiksa, terutama bila disertai sakit kepala hebat, kelemahan anggota tubuh, wajah mencong, atau kesulitan berbicara — segera cari pertolongan darurat.

Jangan menunggu sampai bermasalah

Andi mengingatkan pemeriksaan mata berkala tetap penting meski tidak ada keluhan, karena sejumlah gangguan penglihatan berkembang tanpa gejala jelas pada tahap awal. Kelompok yang paling perlu waspada antara lain penyandang diabetes, orang dengan riwayat keluarga glaukoma, serta anak-anak.

"Jangan menunggu mata bermasalah, kenali tanda gangguan penglihatan, lakukan skrining dan pemeriksaan secara berkala," kata Andi, Selasa (13/10/2026).

Sumber: Jangan Diabaikan, Ini 6 Red Flags Pertanda Mata Harus Segera Diperiksa — detik.com