Medan - Sebanyak 358 jemaah haji asal Kabupaten Langkat yang tergabung dalam Kloter 2 Debarkasi Medan tiba kembali di Asrama Haji Medan, Rabu sore, 3 Juni 2026. Kepulangan rombongan ini disambut Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya dan
Medan - Sebanyak 358 jemaah haji asal Kabupaten Langkat yang tergabung dalam Kloter 2 Debarkasi Medan tiba kembali di Asrama Haji Medan, Rabu sore, 3 Juni 2026. Kepulangan rombongan ini disambut Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya dan Bupati Langkat Syah Afandin.
Kloter adalah kelompok terbang yang mengangkut jemaah haji dari dan menuju Tanah Suci. Sementara debarkasi merupakan tempat kedatangan jemaah setelah kembali dari Arab Saudi. Untuk wilayah ini, proses kedatangan jemaah dilakukan melalui Debarkasi Medan.
Wakil Gubernur Sumut Surya menyampaikan ucapan selamat datang kepada para jemaah yang telah selesai menunaikan ibadah haji. Ia juga mendoakan agar para jemaah memperoleh predikat haji mabrur.
“Semoga jemaah haji Kloter 2 asal Kabupaten Langkat ini memperoleh predikat haji mabrur,” ujar Surya.
Satu Jemaah Masih Dirawat, Satu Wafat di Tanah Suci
Meski sebagian besar jemaah telah kembali ke Sumatera Utara, tidak seluruh anggota rombongan dapat pulang bersama Kloter 2. Satu jemaah masih menjalani perawatan di Arab Saudi, sementara satu jemaah lainnya dilaporkan wafat saat berada di Tanah Suci.
Jemaah yang masih dirawat adalah Wagini Kasan Winangun, berusia 80 tahun. Ia masih mendapatkan perawatan di RS King Abdul Aziz, Arab Saudi, karena kondisi kesehatannya belum memungkinkan untuk melakukan penerbangan pulang.
Apabila kondisi kesehatannya membaik dan dinyatakan layak terbang, Wagini akan dipulangkan bersama kloter berikutnya.
Sementara itu, jemaah yang wafat di Mina pada 29 Mei 2026 adalah Dra Hj Nadhirah binti Sirajuddin. Almarhumah telah dimakamkan di Tanah Suci.
Bupati Langkat Ajak Jemaah Mendoakan Rekan Satu Kloter
Bupati Langkat Syah Afandin mengajak para jemaah dan keluarga untuk mendoakan jemaah yang masih sakit agar segera pulih. Ia juga meminta doa untuk jemaah yang wafat saat menunaikan ibadah haji.
“Yang sakit agar Allah SWT mengangkat penyakitnya dan yang wafat mari kita doakan agar lapang kuburnya,” kata Syah Afandin.
Dalam kesempatan itu, Syah Afandin juga berharap para jemaah yang telah kembali dapat menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Menurut dia, nilai-nilai ibadah haji diharapkan tidak hanya berhenti di Tanah Suci, tetapi tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga bapak ibu sekalian meraih predikat haji yang mabrur dan hajjah yang mabrurrah,” ujarnya.
Suasana Haru di Asrama Haji Medan
Kedatangan jemaah haji asal Langkat disambut ramai oleh keluarga penjemput di Asrama Haji Medan. Sebagian keluarga disebut telah datang sejak pagi untuk menunggu kedatangan rombongan.
Suasana berubah riuh saat bus yang membawa jemaah dari Kualanamu International Airport tiba di asrama. Tangis haru dan pelukan keluarga terlihat saat jemaah turun dan bertemu kembali dengan orang-orang terdekat mereka.
Bagi keluarga, kepulangan jemaah menjadi momen yang dinanti setelah sekitar 40 hari berpisah selama pelaksanaan ibadah haji. Momen ini juga menjadi bagian penting dari proses pemulangan jemaah, selain pemeriksaan administrasi dan koordinasi petugas haji.
Proses Pemulangan Masih Berlanjut
Penyambutan Kloter 2 Debarkasi Medan turut dihadiri sejumlah unsur pemerintah daerah dan petugas penyelenggara ibadah haji. Mereka antara lain perwakilan Pemprov Sumut, PPIH Debarkasi Medan, Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumut, serta pejabat terkait dari Pemkab Langkat.
Kepulangan jemaah haji tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga bagian dari pelayanan akhir penyelenggaraan haji. Pemerintah dan petugas masih perlu memastikan jemaah tiba dengan aman, keluarga mendapat informasi yang jelas, dan jemaah yang masih dirawat tetap dipantau hingga dapat pulang.
Dengan tibanya 358 jemaah asal Langkat, sebagian besar anggota Kloter 2 telah kembali ke daerah. Namun, perhatian tetap tertuju pada jemaah yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi agar dapat segera pulih dan berkumpul kembali bersama keluarga.