QAPLO (Jakarta) – Tim nasional esports Indonesia sukses keluar sebagai juara umum SEA Esports Nations Cup (ENC) 2026 setelah tampil dominan dengan raihan tiga medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu pada turnamen yang berlangsung di Ho Chi Minh City, Vietnam, dan berakhir Sabtu malam (9/5). Prestasi gemilang tersebut memastikan Indonesia menjadi negara dengan perolehan medali terbanyak pada ajang esports regional perdana yang digelar Southeast Asia Esports Federation (SEAEF). Tiga medali emas Indonesia masing-masing diraih dari cabang PUBG Mobile Solo, Teamfight Tactics (TFT), dan Crossfire: Legends. Selain itu, skuad Merah Putih juga mengamankan satu medali perak di nomor PUBG Mobile Solo serta satu medali perunggu di nomor PUBG Mobile Duo. “Dengan raihan tiga emas, Indonesia resmi menjadi juara umum SEA ENC 2026,” ujar pelatih kepala timnas esports Indonesia, Richard Permana, kepada ANTARA melalui pesan instan, Minggu. Medali pertama Indonesia datang dari nomor PUBG Mobile Solo. Alan Raynold Kumaseh tampil impresif dan berhasil merebut medali emas, sementara Fazriel Haikal Aditya menyusul dengan medali perak. Kedua pemain tersebut kembali menunjukkan performa solid saat turun di nomor PUBG Mobile Duo. Alan dan Fazriel berhasil mempersembahkan medali perunggu untuk Indonesia setelah bersaing ketat melawan wakil negara Asia Tenggara lainnya. Sementara itu, Stefanus Aditya Witjaksono sukses membawa Indonesia meraih emas di nomor Teamfight Tactics. Pemain yang akrab disapa Adit itu sempat mengalami awal yang kurang maksimal setelah finis di posisi ketujuh pada gim pertama dan hanya mengumpulkan dua poin. Namun, Adit mampu bangkit pada pertandingan berikutnya hingga akhirnya memastikan posisi puncak dan mengamankan medali emas untuk Indonesia. “Game kedua saya bermain lebih sabar di early game sambil menunggu power spike. Pertandingannya sangat ketat, tapi akhirnya bisa menang. Di game ketiga, pembukaan berjalan sangat bagus dan momentum berhasil dijaga sampai juara,” kata Adit. Ia juga mengungkapkan persiapan yang dilakukan sebelum turnamen berlangsung, mulai dari latihan rutin ranked hingga mengikuti study group bersama pemain TFT dunia dan mempelajari statistik serta melakukan vod review secara konsisten. Dominasi Indonesia semakin lengkap setelah tim Crossfire: Legends berhasil menyabet medali emas usai mengalahkan Vietnam dalam laga final dramatis. Tim Crossfire: Legends Indonesia diperkuat oleh Gede Bagus Panji Narajaya, Ibnu Qayyim Al Jauziah, Kautsar Faruqurrohman Ekatama, Muhammad Ilyas Alfarizi, Riddho Putra Muharam, dan Tubagus Mochammad Cipta di bawah arahan pelatih Iqbal Mauldhan Yusup. Berdasarkan klasemen akhir perolehan medali SEA ENC 2026, Indonesia sukses mengungguli tuan rumah Vietnam yang menempati posisi kedua dengan koleksi satu emas, tiga perak, dan satu perunggu. Thailand berada di peringkat ketiga dengan satu emas dan satu perak, disusul Singapura di posisi keempat dengan satu emas. Malaysia melengkapi lima besar lewat raihan tiga medali perunggu. Sementara itu, posisi enam hingga sepuluh ditempati Filipina, Kamboja, Timor-Leste, Brunei Darussalam, dan Laos. Myanmar menjadi negara terakhir dalam klasemen perolehan medali SEA Esports Nations Cup 2026.