Sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas di Samarinda menggelar demonstrasi di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur pada Rabu (21/10/2026) sore. Aksi yang dimulai sekitar pukul 15.00 WITA itu menuntut evaluasi terhadap dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Massa aksi juga mengkritik penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dinilai masih terus terjadi di Kalimantan hingga saat ini. Demonstrasi sempat memanas ketika sejumlah mahasiswa mencoba memasuki gedung kantor gubernur.

Tujuh tuntutan mahasiswa

Dalam aksinya, para mahasiswa membawa tujuh tuntutan. Salah satu yang utama adalah desakan agar pemerintah menetapkan bencana karhutla sebagai bencana nasional.

Selain itu, massa menuntut evaluasi terhadap sejumlah program pemerintahan Prabowo-Gibran, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka juga menuntut evaluasi atas program Gubernur Kalimantan Timur yang dinilai belum berjalan maksimal.

Sumber: KOMPASTV