Jakarta — itel resmi meluncurkan itel A300+ di Indonesia pada 10 Oktober 2026. Ponsel entry-level ini dibanderol Rp2.499.000 dan langsung mencuri perhatian berkat fitur yang jarang ada di kelasnya: layar belakang interaktif berukuran 2,01 inci.

Layar kedua yang terletak di modul kamera belakang ini bukan sekadar hiasan. Pengguna bisa memilih watch face ala smartwatch, mengecek jam dan notifikasi, mengontrol pemutaran musik, hingga mengatur koneksi cepat seperti Bluetooth dan mode pesawat. Fungsi paling menariknya adalah menjadi jendela bidik sehingga swafoto bisa diambil memakai kamera belakang yang kualitasnya lebih baik dari kamera depan.

Spesifikasi itel A300+

Di sektor dapur pacu, itel A300+ mengandalkan chipset MediaTek Helio G81 yang dipadukan RAM 6 GB dan penyimpanan internal 128 GB bertipe eMMC yang masih bisa diperluas lewat kartu microSD. Layar utamanya berukuran 6,78 inci berpanel IPS dengan resolusi HD+ dan refresh rate 120 Hz.

Baterainya tergolong jumbo, 7.000 mAh, dengan pengisian daya 18 watt. Ponsel ini juga mengantongi sertifikasi IP65 untuk ketahanan terhadap debu dan cipratan air, standar ketahanan MIL-STD-810H, serta fitur yang makin langka di ponsel masa kini: NFC, infrared blaster, jack audio 3,5 mm, slot triple (dua nano-SIM plus microSD), dan speaker stereo ganda. Kamera belakangnya 13 MP, kamera depannya 8 MP, dan sistem operasinya Android 16 Go Edition.

Kesan penggunaan: fitur unik, ada kompromi

Dalam ulasannya, kanal YouTube GadgetIn menilai desain itel A300+ terlihat jauh lebih mahal dari harganya. Warna burgundy (Deep Cherry) dan modul kamera besarnya mengingatkan pada iPhone, dan paket penjualannya sudah termasuk casing bermotif karbon.

Namun ada sejumlah kompromi. Ponsel ini tidak memiliki sensor cahaya, sehingga kecerahan layar harus diatur manual. Tingkat kecerahannya pun tidak terlalu tinggi sehingga sulit dilihat di bawah terik matahari. Untuk gim, Mobile Legends berjalan stabil di kisaran 55–60 fps pada pengaturan 60 fps, tetapi Genshin Impact tidak sanggup berjalan dan mengalami force close.

Kamera 13 MP-nya dinilai cukup baik untuk kelas harganya pada kondisi cahaya ideal, meski beberapa hasil foto tampak kurang tajam dan sesekali bernuansa kemerahan. Hasil foto malamnya justru terbilang mengejutkan untuk ponsel sekelas ini.

“HP ini boleh dibeli kalau Anda memang budgetnya ketat banget dan Anda nyaman sama kelemahannya,” ujar David dari GadgetIn dalam ulasannya.

Sebagai catatan, selama periode launching 10–16 Oktober 2026, itel A300+ sempat dijual dengan harga spesial Rp2.199.000 di Shopee dan TikTok Shop.

Sumber: Berasa kolab iPhone & Xiaomi... Tapi harga 2 jutaan aja — GadgetIn